Teknik Informatika Semester 6

Perancangan Sistem Informasi merupakan suatu tahap kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau oleh kelompok dalam merancang ataupun membuat system, sebelum sistem yang di buat dengan tujuan sistem di bangun sesuai kebutuhan di dalam memecahkan atau sesuai kebutuhan pengguna yang berkaitan dengan pengolahan. Tujuan dari sebuah perancangan yaitu untuk menghasilkan sebuah model atau representasi entitas yang nantinya akan di bangun. Ada beberapa tujuan dari perancangan. Yang pertama yaitu, untuk memenuhi spesifikasi fungsional. Kemudian untuk memenuhi semua kebutuhan implicit dan eksplisit yang berdasarkan kinerja dan juga penggunaan sumber daya. Tujuan selanjutnya yaitu untuk memenuhi beberapa batasan media target implementasi. Dan tujuan yang terakhir dari sebuah perancangan yaitu, untuk memenuhi beberapa kebutuhan implicit dan eksplisit yang berdasarkan kinerja dan dalam penggunaan sumber daya.

Kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau bisa disebut juga intelegensi artifisial (bahasa Inggris: Artificial Intelligence) atau hanya disingkat AI, didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan kecerdasan buatan sebagai “kemampuan sistem untuk menafsirkan data eksternal dengan benar, untuk belajar dari data tersebut, dan menggunakan pembelajaran tersebut guna mencapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi yang fleksibel”.[1] Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan saraf tiruan dan robotika. Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Objek/Muka, bermain sepak bola. Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin dan program komputer untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, sains, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game. Kecerdasan buatan ini bukan hanya ingin mengerti apa itu sistem kecerdasan, tetapi juga mengkonstruksinya. Tidak ada definisi yang memuaskan untuk 'kecerdasan': kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya atau kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah 'Test Kecerdasan'

https://id.wikipedia.org/wiki/Kecerdasan_buatan